SENARAI ARTIKEL

Monday, March 29, 2010

Di sebalik Kelembutan Suaramu…


Di sebalik Kelembutan Suaramu…
Kini,suara lembut dan merdu seorang wanita terlalu kerap kita dengarkan disekitar kita.
Begitu mudahnya wanita tersebut mendengarkan suaranya yang bak buluh perindu,tanpa ada rasa takut kepada ALLAH SWT.Padahal DIA telah memperingatkan :'' Maka janganlah kalian merendahkan suara dalam berbicara sehingga berkeinginan jeleklah orang yang ada penyakit dalam hatinya dan ucapkanlah perkataan yang ma'aruf '' (Al-Ahzab;32)
Rasulullah S.A.W juga telah bersabda :" Wanita itu adalah aurat,apabila ia keluar rumah maka syaitan menghias-hiasinya(membuatnya indah dalam pandangan lelaki sehingga ia terfitnah)".
(HR.At Tirmidzi,dishahihkan dgn syarat Muslim oleh As Syaikh Muqbil bin Hadi Al Wadi'I dalam Ash Shahihul Musnad,2/36)
Suara merupakan sebahagian dari wanita sehingga suara termasuk aurat,Demikian fatwa yang disampaikan Asy Syaikh Shalih bin Fauzan bin Abdillah Al Fauzan dan Asy Syaikh Abdullah bin Abdirrahman Al Jibrin sebagaimana dinukil dalam kitab Fatawa Al Mar'ah Al Muslimah (1/431,434)
Para wanita diwajibkan untuk menjauhi setiap perkara yang dapat mengantarkan kepada fitnah.Apabila ia memperdengarkan suaranya,
Kemudian dengan itu terfitnahlah kaum lelaki,maka seharusnya ia menghentikan ucapannya.Oleh kerana itu para wanita diperintahkan untuk tidak mengeraskan suaranya ketika bertalbiyah.Ketika mengingatkan imam lelaki yang keliru dalam solatnya,wanita tidak boleh memperdengarkan suaranya dalam bertasbih sebagaimana lelaki tapi cukup menepukkan tangannya,sebagaimana tuntutan Nabi Shallallahu 'Alaihi Wassalam:
" Ucapan tasbih itu untuk lelaki sedang tepuk tangan untuk wanita "
(HR.Al Bukhari no 1203 dan Muslim no.422)
Ketika terpaksa harus berbicara dengan lelaki kerana ada keperluan,wanita dilarang melembutkan dan memerdukan suaranya sebagaimana larangan ALLAH SWT dalam surah Al Ahzab di atas.Dia dibolehkan hanya berbicara seperlunya,tanpa berpanjang kata melebihi keperluan.Al Imam Ibnu Kathir R.A berkata dalam tafsirnya;"makna dari ayat ini (Al Azhab:32),ia berbicara dengan lelaki yang bukan mahramnya tanpa melembutkan suaranya,yakni tidak seperti suaranya ketika berbicara dengan suaminya.(Tafsir Ibnu Katsir,3/491).
Bookmark this post:
StumpleUpon Ma.gnolia DiggIt! Del.icio.us Blinklist Yahoo Furl Technorati Simpy Spurl Reddit Google

Followers

 

Copyright 2009 All Rights Reserved Magazine 4 column themes by One 4 All